Skip to main content

10 Keuntungan Menggunakan AutoCAD LAyout

10 Keuntungan Menggunakan AutoCAD LAyout


Saya mulai menggunakan AutoCAD sejak R14. Pada waktu itu AutoCAD sudah punya paperspace (atau bagi yang muda-muda disebut layout), tapi penggunaan modelspace masih sangat umum. Dan sepertinya yang mengajari saya AutoCAD terlalu malas untuk mengajarkan saya layout. Ini lah masalahnya kalau belajar AutoCAD sendiri  dari teman atau ikut training yang kurang mumpuni. Mereka tidak terlalu mengupdate teknologi dari versi baru, dan mengajarkan kebiasaan mereka bekerja saja. Pendeknya, saya pernah terbiasa menggunakan modelspace untuk mengatur gambar saya, sampai kemudian saya memutuskan menggunakan layout.
Banyak keuntungan yang didapat dengan menggunakan layout. Berikut 10 keuntungan yang dapat saya simpulkan.

MENYEDERHANAKAN GAMBAR

Pertama, menggunakan layout akan menyederhanakan gambar. Di bawah ada beberapa gambar dengan skala yang berbeda. Bagaimana kita melakukannya di modelspace? Kita betul-betul menggambar objek itu beberapa kali (dengan mengkopinya). Jika anda punya gambar detail, maka anda harus mengkopinya dan menskalanya. Mungkin harus men-trim untuk merapikan gambar itu. Ketika kita harus melakukan perbaikan gambar, maka kita harus mengupdate setiap gambar secara manual.

section and details

Nah, kalau kita menggunakan layout, maka akan memberikan keuntungan-keuntungan berikut:

1. Kita selalu menggambar dengan skala 1:1

Tidak masalah jika di gambar anda saat dicetak ada beberapa skala sekaligus. Mau 1:1, 1:10, 1:100 di satu kertas, kita selalu menggambar dengan skala penuh 1:1. Bahkan pemula tidak perlu berpikir banyak untuk masalah skala saat menyelesaikan gambarnya.
Menggunakan modelspace? Kita harus menentukan bagian gambar yang utama, lalu bagian lain harus diskala, membuat dimension styles yang berbeda, dll.

2. Menampilkan Bagian yang Berbeda dari satu model

Kita cukup menggambar satu kali dengan skala penuh, namun kita dapat menampilkannya beberapa kali di gambar kita. Cukup dengan membuat beberapa viewport. Kadang kita membutuhkannya karena gambar kita terlalu besar untuk satu kertas saja, dan kadang kita perlu menampilkan detail dari gambar kita.
Saat ada perubahan, kita cukup mengupdate gambar di modelspace, dan semua viewport akan diupdate. Tidak perlu mengupdate setiap gambar secara manual.

3. Tidak Perlu Banyak Styles

Perhatikan gambar di bawah. Di bawah adalah gambar tangga dan detailnya. Detail dibuat dengan menskala bagian dari gambar tangga. Karena detail itu sudah bukan skala 1:1, saat kita perlu menambahkan dimensi, kita harus membuat dimension style baru. Jika detail itu diskala 4 kali, maka dimension style kita perlu dikoreksi dengan scale factor 1/4.
Bingung? Tidak apa. Masalah ini memang tidak bisa dijelaskan dalam 1-2 paragraf saja.

detail_view

Anda harus berpindah dari satu dimension style ke lainnya. Ini bisa membingungkan dan memungkinkan anda melakukan kesalahan. Bagaimana kalau anda punya 4-5 skala dalam satu gambar? Bagaimana kalau anda punya beberapa sheet di model space? Anda akan punya banyak styles untuk dipakai!

4. Mudah Mengontrol Skala Gambar

Dengan layout, mengontrol skala menjadi sangat mudah. Seperti yang disebutkan di no.1, kita hanya perlu menggambar dengan skala penuh. Kita dapat mengatur skala dengan mudah di layout.
Anda dapat membuat viewport, memilihnya, dan mengganti skala melalui viewport scale list di kanan bawah.

 viewport_scale

Kalau anda ingin melihat penggunaan viewport scale ini, bisa lihat di video YouTube di tulisan ini.

SATU GAMBAR, BANYAK REPRESENTASI

kalau kita bekerja dengan modelspace, kita memperlakukannya seperti menggambar secara manual di kertas. Ketika anda butuh menampilkan satu model beberapa kali, maka anda harus mengkopinya untuk menampilkan setiap kali. Layout memungkinkan anda menggambar hanya sekali, menampilkannya dengan gaya berbeda. Tidak hanya skala, seperti yang sudah dibahas di no.2.

5. Orientasi Sudut yang Berbeda

Setiap viewport dapat dibuat untuk memiliki orientasi sudut berbeda. Misalnya anda butuh menampilkan siteplan dengan arah sesuai arah utara desain. Anda dapat menampilkan gambar yang sama dengan sudut yang berbeda. Sangat mudah untuk dilakukan di layout.

different_orientation

6. Gambar yang Berbeda dengan Layer Properties per Viewport

Sejak AutoCAD 2008, kita memiliki fitur ini. Kita dapat mengatur layer properties yang berbeda untuk setiap viewport. Misalnya, anda dapat menampilkan hatch pada gambar detail, tapi menyembunyikannya di gambar berskala besar.
Anda dapat melihat contoh penggunaan layer properties per viewport di tulisan ini.

layer_properties_manager

7. Keuntungan dari Annotation Scaling

Fitur lain yang dapat kita manfaatkan bersama layout adalah annotation scaling. Kita dapat menggunakannya di model space, tapi keuntungan terbesar diperoleh dengan menggunakan layout.

alt

Annotation scaling dapat membuat annotasi anda selalu terbaca, bahkan pada skala yang berbeda.

MANAJEMEN GAMBAR DAN OTOMATISASI

Dengan mendefenisikan layout, kita memberitahukan AutoCAD untuk mengenali kertas kita. Ini memungkinkan kita menggunakan fitur lain terkait dengan layout untuk manajemen dan mengotomatisasi beberapa proses.

8. Mengontrol Pengaturan Cetak dengan Mudah

Pengaturan cetak sangat mudah digunakan ketika anda menggunakan layout. Ingat, kita selalu menggunakan full scale, baik di modelspace ataupun di page setup.
Satu-satunya yang kita ubah skalanya hanya di paperspace, dan caranya juga sangat mudah. Bandingkan jika anda menggunakan modelspace. Anda harus mengubah skala di modelspace, dan juga di dialog cetak ini.

AutoCAD_page_setup_manager

Dengan menggunakan layout, kita cukup mengganti ukuran kertas, dan selalu menggunakan skala 1:1. Margin cetak ditampilkan dengan garis putus-putus. Cukup mudah dipahami dan diprediksi hasil cetaknya.

sheet_layout

9. Keuntungan Sheet Set

Sheet set merupakan fitur yang bagus untuk manajemen gambar anda. Ada beberapa white paper di sini yang bisa anda pelajari jika anda berminat. Pendeknya, kita dapat mengatur agar gambar tersebut lebih teratur dan mudah diakses, dimanapun lokasi setiap file. Setelah kita punya satu set gambar, kita dapat menggunakan eTransmit dan mengirimkan seluruh project dalam satu file zip. Kita juga dapat memplot seluruh gambar project dengan mudah, cukup beberapa kali klik.

sheet_set_manager

Beberapa keuntungan lain adalah menggunakan sheet set fields. Sheet set punya beberapa properties yang memungkinkan teks otomatis muncul di title block. Seperti nama project, no kertas, dll. Bahkan anda dapat membuat daftar isi gambar secara otomatis.

sheet_set_fields

10. Batch Plot

Kalau anda masih enggan menggunakan sheet set, anda tetap dapat menggunakan batch plot. Batch plot memungkinkan anda mencetak ratusan gambar sekaligus tanpa harus membuka file satu persatu, bahkan ke beberapa printer sekaligus!

Bagaimana dengan Anda?

Apakah anda sudah menggunakan layout? Jika belum, apa menurut anda keuntungan modelspace dibandingkan menggunakan layout? Dan jika sudah, apakah anda punya alasan lain kenapa kita mesti menggunakan layout?

Comments

Popular posts from this blog

2 7 stable 9 vs TProxy on Ubnt

2 7 stable 9 vs TProxy on Ubnt Quote: idealnya proxy itu emang harus transparent. namun untuk squid2.7stable9 belum bener2 transparent. lah maksudnya transparent gimana? gini lho.. ketika client di bawah proxy request http yang masuk ke proxy kan ip client. trus yang keluar malah ip proxy. emang namanya transparent. cuman blom transparent menurut ane. kalo kita bikin proxy model gini dan mau limit traffic ya susah.. karena yang keluar dari proxy adalah ip proxy. bukan ip client. lah trus setelah pake TProxy hasilnya gimana? diharapkan setelah pake TProxy ip yang keluar dari proxy bener2 pure ip client. bukan proxy. jadi lebih mudah untuk management bandwidth. udah ngerti kan? (mudah2an blom) POC tweak dulo systemnya supaya traffic bisa lebih optimal Code: echo "*             soft    nofile          65535" >> /etc/security/limits.conf echo "* ...

10 Gaming Gear Gak Penting Dengan RGB LED untuk Melengkapi Koleksimu

10 Gaming Gear Gak Penting Dengan RGB LED untuk Melengkapi Koleksimu Fenomena lampu RGB untuk produk-produk komputer bertema gaming kini tentunya semakin menjamur. Dengan berbagai merk yang tidak mau ketinggalan untuk memeriahkan pesta cahaya warna-warni untuk produk-produk yang dibuat oleh mereka. Mungkin pada awalnya tren ini hanya terjadi pada mouse, keyboard, dan kipas untuk case. Namun, dengan semakin  �hype�-nya  trend RGB ini penyematan lampu LED mulai menjalar ke perlengkapan lain mulai dari LED case, RAM, bahkan ke Motherboard. Bahkan, para produsen pun mulai menggila untuk menempatkan lampu LED ini ke barang-barang perlengkapan gaming lain yang bahkan terasa tidak penting. Berikut daftar 10 Gaming gear gak penting dengan RGB LED yang bisa kamu tambahkan untuk koleksimu. advertisement Gaming Guide: PC Awet Low Budget untuk eSports 1. Razer Firefly Daftar ini tentunya tidak akan afdol bila tidak dimulai dengan produk  Razer.  Salah satu merk yang ikut me...

11 Must Have Apps on Ubuntu Right After a Fresh Install

11 Must Have Apps on Ubuntu Right After a Fresh Install Here�s the situation: it�s your first time using Ubuntu, you�ve gone through as many newbie Linux tricks as you could find, but you�re still wondering what kind of software is out there for you to install. Maybe you�re even starting to feel a bit overwhelmed. Don�t worry. Relax. Compared to Windows, Linux is a vast new world full of exciting possibilities � but there�s a lot of familiarity as well. Using free software, you can replicate many of the everyday tasks that you just can�t go without. So if you�re looking at a fresh installation of Ubuntu and feeling a bit lost, here are the first few applications you should install. These will cover most of your needs, guaranteed.   1. Tweak Tools By default, Ubuntu doesn�t provide a lot of flexibility when it comes to customizing your desktop experience. You can do things like change your wallpaper, use different fonts for your system, and install different window themes, but not ...